Contact Us :    (0511) 3256404      (0511) 3256400

  • :
  • :
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan
Banner

KPU Kalsel Memastikan Ketepatan Jumlah dan Kualitas Sampul

KPU Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pengecekan sampul kertas pemenuhan kekurangan untuk Pemilu 2019 di Kalimantan Selatan. Sampul yang diterima oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan dari percetakan dilakukan pengecekan dan sortir terlebih dahulu sebelum didistribusikan kepada KPU Kabupaten/Kota. Pengecekan dilakukan agar cepat memastikan ketepatan jumlah, jenis, kesesuaian sasaran dan kualitasnya sehingga tidak terlambat mengetahui jika terdapat kekurangan atau kerusakannya.

Sebelumnya, pengadaan sampul mulai berlangsung pada tanggal 21 November hingga 24 Desember 2018. Pendistribusian sampul kertas dari pengadaan tersebut diterima oleh KPU Kabupaten/Kota berlangsung pada rentang waktu mulai tanggal 9 sampai dengan 17 Desember 2018. Pertama, diterima KPU Kabupaten Banjar dan KPU Kabupaten Tapin pada tanggal 9 Desember 2018. Kedua, pada tanggal 10 Desember 2018 disusul oleh KPU Kabupaten Hulu Sungai Selatan, KPU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, KPU Kabuaten Hulu Sungai Utara, KPU Kabupaten Tabalong, dan KPU Kabupaten Balangan. Ketiga, KPU Kabupaten Tanah Bumbu dan KPU Kabupaten Kotabaru menerima pada tanggal 16 Desember 2018. Keempat, terakhir KPU Kabupaten Tanah Laut, KPU Kabupaten Barito Kuala, KPU Kota Banjarmasin, dan KPU Kota Banjarbaru menerima pada tanggal 17 Desember 2018.

KPU Kabupaten/Kota setelah menerima, melakukan pengecekkan kesesuaian jumlah yang tertulis dalam box masing-masing sampul dengan jumlah kontrak pengadaan. Namun setelah dilakukan pengecekkan, ditemukan beberapa kekurangan dari jumlah kontrak pengadaan. Kekurangan sampul kertas berdasarkan pengecekkan jumlah yang tertulis dalam box atau sebelum dilakukan sortir sampul yang sedang berlangsung sekarang terdapat di Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut. Jumlah kekurangan berdasarkan jumlah kontrak pengadaan secara keseluruhan dari delapan kabupaten tersebut sebanyak 1.670 sampul kertas. Jumlah kontrak pengadaan sebanyak 695.778 lembar sampul, yang diterima 13 KPU Kabupaten/Kota secara keseluruhan sebanyak 694.108 lembar sampul.

Atas kekurangan yang disampaikan oleh KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan kepada percetakan untuk memenuhi jumlah sampul sesuai jumlah kontrak pengadaan. Pemenuhan kekurangan sampul kertas di delapan kabupaten tersebut telah ditindaklanjuti oleh percetakan dan sudah diterima oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 28 Desember 2018.

Ketua KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Edy Ariansyah mengatakan “KPU Provinsi Kalimantan Selatan memastikan pengelolaan, inventarisasi, dan pemeliharaan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 dilaksanakan sesuai prinsip tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan efisien, sesuai yang ditentukan dalam Pasal 3 Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2018” tegasnya. Ketua KPU Kalimantan Selatan didampingi Kepala Bagian Keuangan, Umum dan Logistik, Misbah Nurul Hilal juga ikut memantau langsung proses penyortiran yang dilakukan oleh jajarannya di Kantor KPU Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (2/1/2018) siang disela melayani penyerahan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) Peserta Pemilu Tahun 2019.

Terhadap sampul kertas dari pemenuhan sesuai jumlah kontrak pengadaan yang diterima KPU Provinsi Kalimantan Selatan dari tanggal 28 Desember 2018 hingga tanggal 2 Januari 2019 masih dilakukan pengecekan dan sortir. Setelah dilakukan pengecekan dan sortir, sampul kertas ini akan didistribusikan ke gudang logistik KPU Kabupaten/Kota. Sekretaris KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Basuki menjelaskan “sampul kertas pemenuhan sesuai jumlah kontrak pengadaan yang telah dicek KPU Provinsi Kalimantan Selatan ini akan segera didistribusikan. Target pendistribusian paling lambat pekan kedua Januari 2019 telah sampai ke gudang logistik KPU Kabupaten/Kota” ucapnya sembari mengontrol staf yang sedang melakukan pengecekan dan sortir sampul kertas di kantor KPU Provinsi Kalimantan Selatan.

Sekretaris KPU Kalsel juga menjelaskan “pendistribusian sampul pemenuhan kekurangan sedikit berbeda dibandingkan dengan pendistribusian sampul sebelum adanya kekurangan. Pada pendistribusian sampul sebelumnya, dilakukan pendistribusian dari percetakan langsung ke masing-masing gudang logistik KPU Kabupaten/Kota. Sedangkan pendistribusian sampul pemenuhan kekurangan, alurnya dari percetakan ditujukan kepada KPU kalsel, kemudian dilakukan pengecekkan dan sortir terlebih dahulu oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan sebelum didistribusikan ke gudang KPU Kabupaten/Kota. Hal ini dilakukan demi efektivitas memastikan kesesuaian jumlah, ketepatan sasaran,  dan pemenuhan kualitas sampul agar KPU Kabupaten/Kota langsung menerima dalam keadaan sesuai jumlah dan kualitas baik”.

Sampul kertas ini merupakan logistik Pemilu yang telah diadakan oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan. Selain sampul kertas, logistik Pemilu tahun 2019 seperti kotak suara, tinta, bilik pemungutan suara, dan segel diadakan oleh KPU Republik Indonesia dan semuanya telah terdistribusi ke masing-masing gudang logistik KPU Kabupaten/Kota. Sampul kertas yang diadakan oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan ini sebagai bagian dari perlengkapan pemungutan suara  berbentuk sampul biasa dan sampul dalam bentuk kubus/kantong.  Sampul kertas digunakan untuk memuat surat suara; berita acara pemungutan dan penghitungan suara dan sertifikat hasil penghitungan suara di TPS; berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di PPK, KPU Kabupaten/Kota, dan KPU Provinsi Kalimantan Selatan; salinan daftar pemilih tetap dan daftar hadir pemilih; surat pemberitahuan pemilih dan rekapitulasinya; dan kunci gembok kotak suara apabila kotak suara menggunakan gembok.

Selain penyortiran di KPU Provinsi Kalimantan Selatan terhadap sampul kertas dari pemenuhan kekurangan sebelum didistribusikan ke gudang KPU Kabupaten/Kota, beberapa pekan terakhir ini juga KPU Kabupaten/Kota sedang melakukan pemeriksaan kembali terhadap sampul yang telah diterimanya pada rentang waktu tanggal 9 – 17 Desember 2018 dengan cara penyortiran satu persatu. “Hasil monitor kita di beberapa KPU Kabupaten/Kota, seperti di gudang logistik KPU Kabupaten Tapin dan KPU Kabupaten Hulu Sungai Selatan ditemukan beberapa kerusakan sisi sampul. Sudah dimintakan agar segera melaporkan, sehingga KPU Provinsi memintakan segera kepada perusahaan pencetak untuk mengganti” terang Sekretaris KPU Kalimantan Selatan yang akrab disapa Pak Bas.

Menyoal penyortiran dan pelaporan hasil penyortiran sampul oleh KPU Kabupaten/Kota, Kepala Subbagian Umum dan Logistik KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Noor Fitria Sari menambahkan “KPU Kabupaten/Kota juga telah diminta untuk melakukan sortir satu persatu terhadap sampul kertas yang telah diterima KPU Kabupaten/Kota pada rentang waktu tanggal 9 – 17 Desember 2018 untuk memastikan ketepatan kualitas. Hasil pengecekkan dan penyortiran agar segera dilaporkan kepada KPU Provinsi sehingga secepat mungkin ditindaklanjuti. Deadline KPU Provinsi Kalimantan Selatan menunggu laporan hasil pemeriksaan, pengecekkan, dan penyortiran sampul dari KPU Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 4 Januari 2019” tutupnya.